TAUGE

Tauge mengandung nilai gizi tinggi, murah, dan mudah didapat. Selain banyak digunakan di dalam berbagai jenis masakan di Indonesia, makanan yang terbentuk melalui proses berkecambah kacang-kacangan ini ternyata bisa mencegah berbagai macam penyakit dan meningkatkan kesuburan.

Protein kacang-kacangan umumnya kaya akan lisin, leusin, dan isoleusin, tapi terbatas dalam hal kandungan metionin dan sistin. Hal ini menyebabkan kacang-kacangan sering dikombinasikan dengan serealia. Sebab, serealia kaya akan metionin dan sistin, tapi miskin lisin. Selain itu, kacang-kacangan juga merupakan sumber lemak, vitamin, mineral, dan serat pangan (dietary fiber). Kadar serat dalam kacang-kacangan mempunyai peran yang sangat penting akhir-akhir ini, yaitu untuk mencegah berbagai penyakit degeneratif.

Selain senyawa-senyawa yang berguna, ternyata kacang-kacangan juga mengandung antigizi. Beberapa senyawa antigizi terpenting yang terdapat dalam kacang-kacangan adalah antitripsin, hemaglutinin atau lektin, oligosakarida, dan asam fitat. Salah satu upaya untuk menginaktifkan zat-zat antigizi tersebut adalah dengan membuat kacang-kacangan berkecambah menjadi tauge. Tauge dapat dikonsumsi dalam keadaan mentah maupun dimasak.

Tujuan pemasakan pada tauge adalah agar zat gizi yang ada pada tauge secara maksimum dapat tersedia dalam bentuk yang lebih sesuai selera; memperbaiki warna, tekstur, cita rasa, dan daya cerna; membunuh mikroorganisme patogen; serta menghilangkan zat-zat berbahaya bagi kesehatan yang mungkin terdapat pada tauge mentah. Pemasakannya sendiri pun dapat berupa perebusan, pengukusan, atau penumisan. Tauge dapat juga ditumis bersama-sama dengan ikan teri atau tahu, merupakan hidangan lezat sumber vitamin, mineral, dan protein.

Di Indonesia, tauge merupakan komponen penting dari masakan gado-gado, ketoprak, rawon dan soto. Banyak warga asing menganggap masakan sup Indonesia yang paling enak adalah soto. Di Indonesia dikenal berbagai jenis soto, antara lain soto Banten, Jakarta, Cirebon, Tegal, Pekalongan, Semarang, Kudus, Sulung (Surabaya), Bandung, dan kimlo. Yang digunakan dalam soto umumnya tauge kacang hijau maupun tauge kedelai.

Penggunaan tauge yang cukup banyak juga dijumpai pada pembuatan aneka jajanan, seperti pastel, risoles, tahu isi, bala-bala, dan lumpia. Dapat dibayangkan, betapa kecewanya kalau kita makan lumpia tanpa tauge di dalamnya. Tauge juga digunakan sebagai komponen dari gado-gado dan nasi pecel. Selain itu masih banyak lagi khasiat TAUGE..

(Sumber: berbagai sumber)

GET TAUGE: | PDF | DOC |

GET TAUGE COMPLETE : | PDF | DOC |

Posted on February 17, 2011, in bahan agroindustri and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink. 1 Comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: