KAYU MANIS

Cinnamomum sp. Adalah tanaman rempah dari famili Lauraceae yang terdiri dari beberapa spesies. Hasil utama dari kayu manistanaman ini adalah kulitnya yang digunakan sebagai rempah. Saat ini terdapat 7 spesies  Cinnamomum yang kulitnya dapat diperdagangkan, yaitu C. zeylanicum, C. cassia, C. tamala Ness & Eberm, C. burmani Blume, C. sintok Blume, C. javanicum Blume dan C. culilawan Blume.

Sumatera Barat merupakan penghasil utama kulit C. burmani . Istilah sehari-hari untuk tanaman ini adalah kayu manis. Kulit kering tanaman ini disebut cassiavera. Tanamn ini juga dibudidayakan di Jawa Barat, Tengah, Tengger(Jawa Timur) dan Mangarai (Flores).

C. burmani dapat ditanam di daratan rendah sampai daratan tinggi yang kurang dari 1500 m dpl. Walaupun demikian, tanaman ini tidak dianjurkan ditanam di daratan rendah yang kurang dari 500 m dpl. karena akan menghasilkan kulit yang buruk mutunya. Untuk pertumbuhannya tanaman ini membutuhkan udara dengan kelembaban tinggi dan curah hujan tinggi (2000~2500 mm) dan merata sepanjang tahun. Tanah yang cocok untuk pertumbuhannya adalah tanah berhumus dan dalam serta tekstur remah berpasir.

Tanamn ini dapat dipanen (diambil kulitnya) setelah ditanam selama 2 tahun. Biasanya petani memanennya setelah berumur 4 tahun. Selain itu kayu manis mempunyai khasiat yang besar.

Sumber: berbagai sumber

Posted on February 15, 2011, in bahan agroindustri and tagged , , , , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: